“Tanggal Jahat” Yang Membungkam Hak Pilih Mahasiswa Universitas Janabadra

0
879

Yogyakarta, malanesianews,- Jumat 23 Juni 2023 lalu, Solidaritas UJB BERGERAK Bersama Partai Kedaulatan Mahasiswa ( PKM ) Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menyatakan Sikap terhadap kecurangan Pemilu Raya Mahasiswa di depan Kampus Utama Universitas Janabadra Yogyakarta.

Resti Sina mewakili  Solidaritas UJB BERGERAK dan PKM menyampaikan sikap tersebut dikarnakan adanya indikasi  kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UJB yang menurut mereka akan membunuh Kedaulatan Mahasiswa Janabadra,

“Kami yang tergabung dalam Solidaritas Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Janabdara berkomitmen terhadap prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan transparansi, dengan ini menyatakan sikap kami terhadap kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa yang telah membunuh kedaulatan mahasiswa janabadra.” Ucap Resti

Ia menyampaikan juga bahwa, Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa pada Hari Selasa, 18 Juli 2023 yang di tentukan Komisi Pemilu Raya Mahasiswa ( KPRM ) terindikasi mengancam serta membunuh hak-hak Politik Mahasiswa, Karna pada Pasal 23 ayat 2 , Pasal 26 ayat 3 dan Pasal 56 dalam UUD Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Janabadra ( KBM UJB ) menyatakan Pemilu Raya Mahasiswa harus diselenggarakan secara Langsung, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Menurut mereka Jadwal tersbut merupakan Tanggal Jahat untuk memjegal dan membungkam Hak pilih mahasiswa Yang berbau kepentingan Politis sekelompok orang tertentu . dan juga mereka menyampaikan bahwa seluruh Mahasiswa Janabadra berhak Memilih, berhak menjadi Peserta Pemilu Raya Mahasiswa yang telah di jamin dalam UUD KBM UJB .

“Namun, Jadwal Penyelenggaraan Pemilu yang ditetapkan KPRM merupakan “TANGGAL JAHAT” untuk menjegal dan membungkam hak pilih mahasiswa yang berbau kepentingan- kepentingan politis sekelompok orang. Seluruh Anggota Mahasiswa Janabadra berhak memilih, berhak menjadi peserta Pemilu Raya Mahasiswa yang telah dijamindalam UUD KBM Universitas Janabadra. Dengan tidak adanya keterbukaan, Sosialisasi serta transparansi informasiterkait Pemilu Raya Mahasiswa, membawa banyak pertanyaan di kalangan mahasiswa bahwa Sebenarnya Pemilu ini untuk siapa?. Untuk seluruh anggota Mahasiswa ataukah Sekelompok yang memiliki kepentingan-kepentingan politis tertentu.” Lanjut Resti

Lanjutnya ia menyampaikan , bahwa banyak pertanyaan di kalangan Mahasiswa UJB sebenarnya Pemilu Raya Mahasiswa di Laksanakan untuk siapa ?  untuk seluruh mahasiswa atau sekelompk mahasiswa yang memiliki kepentingan politis karna tidak ada  keterbukaan, Sosialisasi serta transparansi informasi terkait Pemilu Raya Mahasiswa

Oleh Sebab itu mereka menyampaikan secara tegas 7 tuntutan yang akan di uraikan sebagai berikut

  1. Menuntut dengan tegas menentang segala bentuk kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu Raya Kecurangan akan merusak prinsip dasar demokrasi, mengurangi kepercayaan publik, dan merugikan hak-hakcalon dan pemilih yang seharusnya dijamin dalam proses pemilihan yang adil dan terbuka.
  2. Kami menuntut transparansi penuh dalam penyelenggaraan Pemilu Raya Kami menginginkan aksesyang jelas dan mudah terhadap informasi terkait proses pemilihan, termasuk mekanisme pemilihan dan penghitungan suara secara langsung dalam satu 1 x 24 Jam, pemenuhan persyaratan kandidasi dengan terbuka, daftar pemilih, dan pengelolaan dana secara jelas. Kami juga menegaskan pentingnya akuntabilitas pihak KPRM yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemilihan.
  3. Kami menuntut Independensi dan Netralitas Komisi Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa (KPRM) yangbertanggung jawab atas Kami menekankan perlunya KPRM menjalankan tugasnya tanpa adanya pengaruh atau intervensi dari pihak- pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu.
  4. Kami berkomitmen untuk memperjuangkan dan melindungi hak-hak mahasiswa dalam proses pemilihan. Kamimenuntut kepastian hukum, kesetaraan hak, serta kebebasan berekspresi dan asosiasi dalam menyampaikan gagasan dan visi calon demi terciptanya proses demokratisasi Pemilu dan Menolak Rezim
  5. Kami mengecam tindakan intimidasi dan manipulasi yang dilakukan dalam upaya mempengaruhi hasil pemilihan. Kami meminta agar pemilihan dijalankan dalam suasana yang kondusif, tanpa adanya tekanan atau ancaman terhadap calon maupun
  6. Kami berkomitmen untuk mengajukan tuntutan terkait kecurangan dalam Kami mendorong adanya investigasi menyeluruh dan adil terhadap dugaan kecurangan serta implementasi langkah-langkah perbaikan yang memastikan pemilihan yang adil, terbuka, dan berintegritas.
  7. Kami menuntut Penyenggelaran Pemilu Raya Mahasiswa Secara Jujur, Adil dan Terbuka. Dengan Penyelenggaran verifikasi Partai Politik secara Terbuka. Serta kami menuntut Komisi Pemilu Raya Mahasiswauntuk segera menyelenggarakan Pemilu Raya Mahasiswa Universitas Janabdara dalam tempo sesingkat-singkatnya, pada tanggal 05 JULI

-nobody

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024