Jakarta, Malanesianews,- Sekretaris Sentani Strategic Forum (SSF) yang juga CEO & Founder New Papua Foundation (NPF), Baharudin Farawowan, mengusulkan penyelenggaraan program pelatihan pariwisata bagi masyarakat di sekitar kawasan Danau Sentani, Papua. Usulan tersebut disampaikan langsung dalam agenda audiensi Panitia Pelaksana SSF dan Anggota DPD RI Dapil Papua selaku Penanggung Jawab SSF, Carel S.P. Suebu, S.E. bersama Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, beserta jajaran direksi Kementerian Pariwisata di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Baharudin menjelaskan, program pelatihan pariwisata pemula ini sangat krusial untuk membekali masyarakat lokal agar memiliki kesadaran dan kapasitas dalam mengoptimalkan potensi wisata di kampung halaman mereka. Menurutnya, langkah konkret di tingkat akar rumput ini harus segera dimulai, bukan sekadar menjadi wacana atau deretan pidato pejabat semata demi menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara nyata.
Dalam pemaparannya, Baharudin turut bernostalgia dan berkaca pada rekam jejak pengalamannya saat menjabat sebagai Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bidang Maritim pada tahun 2017. Saat itu, ia bersama jajaran pengurus KNPI aktif berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Pariwisata Bersama Prof. Dr. H.M. Ahman Sya yang menjabat sebagai Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan. Pengalaman sukses menggalang pendidikan pemula pariwisata di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuktikan bahwa pelatihan berbasis masyarakat mampu membangkitkan kesadaran kolektif warga untuk memanfaatkan berbagai instrumen pendanaan, termasuk alokasi dana desa, secara tepat sasaran untuk sektor pariwisata.
Ia berharap Kementerian Pariwisata dapat kembali mengambil peran sebagai leading sector untuk menjembatani koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait. Dengan pendekatan yang diinisiasi langsung oleh Kementerian Pariwisata, komunikasi lintas instansi seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan kementerian teknis lainnya diyakini akan berjalan jauh lebih efektif serta terarah dalam membangun kawasan Sentani secara terpadu.
Menanggapi usulan tersebut, Wamenpar Ni Luh Puspa memberikan respons positif terhadap gagasan yang diusung oleh panitia SSF. Pelatihan yang dirancang sebagai program pra-Sentani Strategic Forum (pra-SSF) ini diharapkan mampu menjadi pemantik awal bagi kebangkitan sektor pariwisata di Papua, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat lokal.



