Temui Perwakilan Nelayan Kota Tual, Baharudin Farawowan Bicara Transformasi Perikanan Tangkap

0
69

Tual, Malanesianews, – Bakal Calon Walikota Tual Periode 2024-2029, Dr. Baharudin Farawowan, S.H, M.H, CMLC menemui nelayan Desa Fiditan dalam acara “Bacarita Maritim Bersama Baharudin Farawowan” di Bahari Fiditan Beach (BFB), Desa Fiditan, Dullah Utara, Kota Tual, Minggu (26/5/2024).

Dalam pertemuan itu, Farawowan berbicara transformasi perikanan tangkap dengan nelayan.

“Selama kurang lebih 15 tahun pemekaran Kota Tual, nelayan belum menjadi profesi yang mensejahterakan masyarakat, sehingga butuh trasformasi perikanan,” katanya.

Transformasi, menurut Bahar, adalah merubah keadaan semula menjadi keadaan yang baru sama sekali.

“Nelayan kita butuh transformasi ke suatu keadaan yang belum dirasakan sebelumnya,” ucap Bahar.

Apa yang perlu ditransformasikan? “Kita sudah berada di era digitalisasi. Nelayan harus dilengkapi dengan alat teknologi canggih supaya katong bisa tau, oh, kalo mau cari ikan ini ada di sini. Seng baku cari lai. Sekarang kan kamong masih cari makanya disebut mancari bukan tangkap. Kalo tangkap itu su tau ikan pu posisi tinggal datang bawa alat tangkap dan tangkap,” jelas Farawowan kepada para nelayan.

Selain itu, kata Bahar, perlu ada Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) agar memudahkan nelayan dalam mendistribusikan hasil tangkapan.

“PPI lalu dikelola oleh BUMD karena itulah wujud negara hadir untuk rakyatnya,” paparnya.

Farawowan juga menjelaskan, tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia rata-rata adalah masyarakat pesisir dan Kota Tual pernah menyandang predikat Kota Termiskin padahal hidup di atas lautnya yang kaya.

Ia menambahkan, bahwa banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan Kota Tual menjadi Poros Maritim Unggulan.

“Jika Tuhan, Leluhur dan alam KEI merestui beta jadi Walikota, beta bertekat merubah predikat Kota Termiskin menjadi Kota Maritim,” tutupnya.

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here