Peringatan Hari Arsitektur Indonesia, Perkembangan Sejarah Dan Corak Budaya Bangunan Di Indonesia

0
48

Jakarta, Malanesianews, – Hari ini, 18 Maret, diperingati sebagai Hari Arsitektur Indonesia. Arsitektur sebenarnya bukanlah profesi baru. Sejak dulu, arsitektur telah menjadi bahan perbincangan, diskusi, dan kekaguman.

Sejarah arsitektur di Indonesia tidak terlepas dari arsitek pendahulu. Indonesia memiliki keanekaragaman suku dan budaya yang membawa corak masing-masing untuk perkembangan arsitektur di Indonesia. Corak khas arsitektur Indonesia ini juga menjadi daya tarik bagi orang luar untuk ikut mempelajari.

Arsitektur tradisional dari berbagai suku dan daerah ini disebut sebagai arsitektur vernakular. Pada awalnya arsitektur di Indonesia tumbuh dan terbentuk dari masyarakat adat dan merupakan bagian dari identitas, tradisi, dan budaya. Contoh yang mudah diamati adalah rumah gadang dari adat Minangkabau-Sumatera Barat, rumah limas dari Sumatera Selatan, rumah joglo dari Jawa Tengah hingga rumah honai dari Papua.

Rumah adat yang khas daerah ini telah ada sebelum pengaruh agama masuk. Setelah agama Hindu dan Buddha masuk ke Nusantara, wajah arsitektur Indonesia juga mengalami sedikit perubahan. Bukti peninggalan pengaruh ajaran agama ini dapat kita lihat pada ciri khas candi-candi yang dibangun pada masa tersebut. Candi Borobudur dan Prambanan contohnya.

Agama Islam yang masuk ke Indonesia setelah Hindu dan Buddha juga membawa pengaruh pada perkembangan model bangunan di Indonesia. Ornamen islami pada masjid kuno menjadi penanda berkembangnya arsitektur di nusantara ini.

Meluasnya ajaran agama Islam ditandai dengan pengaruh arsitektur islami khas negara Timur tengah saat itu. Hal ini semakin kuat hingga Belanda datang ke Indonesia selama tiga setengah abad. Penjajahan Belanda memberi warna baru pada arsitektur Indonesia.

Pada masa itu, belanda juga membangun kota-kota di Indonesia, sehingga corak dan ragam bangunannya juga memiliki nuansa Belanda. Ciri khas yang masih dapat kita lihat pada masa kini adalah penggunaan kaca patri, ornamen teralis besi yang khas, bentuk lampu dan ornamen bergaya Eropa.

Setelah Indonesia merdeka, wajah arsitektur Indonesia juga mengalami perubahan. Seiring bertumbuhnya perekonomian, bentuk bangunan yang dibangun pada masa kemerdekaan juga ikut mengalami perubahan menjadi semakin modern.

Perkembangan arsitek kini telah makin bertransformasi dengan beragam gaya yang tetapi terinspirasi dari sejarah arsitektur masa lalu.