Menikmati Wisata Sejarah di Kabupaten Biak Numfor, Papua

0
300

Biak Numfor, Malanesianews,– Kabupaten Biak Numfor di Papua tidak hanya memiliki keindahan alam yang memukau, tetapi juga menawarkan sejumlah tempat wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Biak Numfor, Imelda, menjelaskan bahwa tempat-tempat bersejarah ini berlokasi tidak jauh dari pusat Kota Biak. “Wisata sejarah rata-rata lokasinya tidak jauh juga dari pusat kota,” kata Imelda saat berpartisipasi dalam pameran Deep and Extreme Indonesia pada Kamis (1/6/2023).

Menurut Imelda, jarak dari pusat kota ke tempat-tempat wisata sejarah ini hanya memakan waktu sekitar 50 menit perjalanan menggunakan mobil atau motor. Dengan akses yang relatif mudah, pengunjung dapat mengeksplorasi warisan sejarah yang menarik di Kabupaten Biak Numfor.

Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata sejarah yang disarankan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor:

  1. Goa Jepang (Goa Binsari): Terletak di Kampung Sumberker, Distrik Samofa, goa ini dikenal sebagai tempat persembunyian dan pusat logistik tentara Jepang selama Perang Dunia II. Meskipun sebagian atapnya sudah runtuh akibat serangan bom dari tentara sekutu, goa ini masih memancarkan pesona sejarahnya. Lokasinya hanya sekitar 3,5 kilometer atau 10 menit perjalanan dari pusat Kota Biak.
  2. Tugu Pepera: Tugu ini didirikan sebagai penghormatan terhadap penentuan pendapat rakyat Papua atau Irian Barat untuk menjadi bagian dari Indonesia. Terletak di Kelurahan Brambaken, Distrik Samofa, tugu ini berjarak sekitar 4 kilometer atau 10 menit dari pusat Kota Biak.
  3. Monumen Perang Dunia II: Berada di dekat Pantai Parai, Kampung Parai, Distrik Biak Kota, monumen ini dibangun oleh pemerintah Jepang untuk memperingati para tentara Jepang yang gugur di Biak selama Perang Dunia II. Prasasti di monumen ini tertulis dalam tiga bahasa (Indonesia, Jepang, dan Inggris) dan mengajak untuk mencegah terjadinya perang di dunia. Jaraknya sekitar 10 kilometer atau memerlukan 15 menit perjalanan dari pusat Kota Biak.
  4. Goa Lima Kamar: Goa ini memiliki lima kamar atau rongga yang digunakan oleh tentara Jepang sebagai tempat persembunyian dan rumah sakit darurat. Terletak di Kampung Rim, Distrik Biak Timur, goa ini menjadi saksi bisu sejarah Perang Dunia II. Perjalanan dari pusat Kota Biak menuju goa ini memakan waktu sekitar 10 kilometer atau 15 menit perjalanan.
  5. Tugu Tsunami: Tugu ini dibangun untuk memperingati gempa dan tsunami yang melanda Biak pada 17 Februari 1996. Terdapat nama-nama korban yang tercatat di tugu ini, sebagai penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam bencana tersebut. Tugu Tsunami berlokasi di Kampung Saukobye, Distrik Biak Utara, dengan jarak sekitar 35 kilometer atau 50 menit perjalanan dari pusat Kota Biak.

Dengan keberagaman tempat wisata sejarah yang dekat dengan pusat Kota Biak, pengunjung dapat menjelajahi warisan sejarah yang memikat dan mengenal lebih dalam sejarah Kabupaten Biak Numfor di Papua. Selain menikmati keindahan alamnya, perjalanan wisata sejarah ini akan memberikan wawasan yang berharga tentang masa lalu dan nilai-nilai budaya yang ada di daerah ini.

(agengrdyndr)

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024