Masyarakat dan Pemuda Adat Minta Doren Wakerkwa Stop Manuver Politik di Keerom

0
204

Keerom, Malanesianews – Masyarakat dan Pemuda Adat meminta Bupati Lanny Jaya, Doren Wakerkwa agar menghentikan maneuver politiknya di Kabupaten Keerom, Papua.

Aksi diwarnai dengan pemalangan jalan di Kampung Workwana, Sabtu (22/7/2023).

Perwakilan Pemuda Adat Keerom, Yohane Musui menolak, Doren Wakerkwa yang dianggap sudah membauat kegaduhan di Kabupaten Keerom.

“Jadi kami sudah sepakat bahwa pemuda hari ini mau bekerja untuk generasi kabupaten ini,” kata Yohanes.

Ia menegaskan, pemuda adat mampu bekerja di atas negerinya sendiri.

Untuk itu, ia meminta agar orang lain tidak datang melakukan kegiatan politik di atas wilayah adat mereka.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Keerom (DAK), Jackob Mekawa mengatakan, pemalangan tersebut merupakan sikap masyarakat dan pemuda adat dalam menindaklanjuti amanat maupun maklumat dewan adat, yang sudah dideklarasikan bersama seluruh paguyuban nusantara menyangkut situasi politik nanti.

Dalam deklarasi itu, disampaikan rekomendasi DAK diperuntukkan untuk anak asli Keerom, jadi apapun model dan caya yang dilakukan orang lain di Keerom, pasti akan ditolak.

“Kenapa, sebab kami tidak membutuhkan figur dari daerah lain, karena anak keerom sudah matang dan siap memimpin dan mengatur daerahnya sendiri. Jadi pemalangan hari ini, menjndaklanjuti maklumat tersebut, karena Itu komitmen DAK, dan tidak bisa diganggu gugat,” kata Jackop.

Menurutnya, Papua telah diatur dengan Undang-Undang Otonomi Khusus, maka itu hanya diberikan hanya untuk anak asli Keerom, tidak kepada orang lain.

“Kali ini saya berikan ijinkan Pak doren masuk karena sudah terlanjur, tetapi kedepannya tidak akan pernah terjadi lagi. Keerom, tetap Keerom. Saya menghargai hak orang, saya orang Papua, saya juga mohon kepada siapapun orang Papua untuk tolong hargai kami,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua 1 DAK Keerom, Laurens Borotian menambahkan, kunjungan Doren Wakerkwa ke Keerom hanya untuk menuver politik.

“Jadi kami mohon Mendagri untuk memperhatikan hal ini, dan segera menegur atau memanggil Pj Bupati Lani Jaya untuk melihat manuver-manuver yang dia lakukan,” ucapnya.

(AIS)

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024