Lakukan Riset Rentang Umur Pasien Corona, Peneliti CISIS Beberkan Hasilnya

0
137

Jakarta, Malanesianews, – Kasus virus corona sejauh ini memang dilaporkan rentan menginfeksi orang-orang atau pasien usia lanjut. Selain mengancam pasien di kisaran 60 tahun, virus corona juga memiliki fatalitas tinggi untuk pasien-pasien yang memiliki penyakit bawaan seperti jantung, diabetes dan hipertensi. Namun meskipun demikian, orang-orang dengan usia muda di kisaran 30 tahun juga perlu waspada.

Sebab orang di rentang usia tersebut juga tidak sedikit yang terinfeksi virus corona. Seperti kajian yang dipaparkan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS), 9 April 2020.

CSIS melakukan riset dengan mengumpulkan dan mengolah data virus corona yang dirilis pemerintah Indonesia sejak 1 Maret hingga 1 April 2020.

Usia dan prosentase Dari tabel yang ditampilkan, kelompok usia 20-29 tahun memiliki ada sebanyak 9,3 persen atau 166 pasien. Kemudian pasien dengan rentang 30-39 tahun didapati sebanyak 285 orang atau 15,9 persen.

Sementara kelompok umur 40-49 tahun dengan 296 pasien atau setara dengan 16,5 persen. Prosentase tertinggi pasien virus corona masih berada pada kelompok umum 50-59 tahun. Pasien di kelompok ini sekitar 20,9 persen dengan jumlah kasus saat itu 374 orang.

Philips Vermonte Direktur Eksekutif CSIS Indonesia menyebutkan, bila dibandingkan dengan negara lain, seperti China dan Italia, kelompok dengan penderita Covid-19 terbesar memang terjadi pada kelompok usia 50-59 tahun.

Di China, proporsi penderita Covid-19 dari kelompok usia tersebut mencapai 22,4 persen dari total penderita Covid-19. Hal serupa juga terlihat dalam hasil analisis epidemiologi yang dilakukan di Italia dengan fokus di Lombardy.

“Kemiripan karakteristik usia ini, terutama kelompok usia 50-59 tahun, menunjukkan faktor risiko yang konsisten dari Covid-19 ini yang ditemukan di banyak negara,” kata Philips.

Selain itu, distribusi usia tersebut juga bisa mengindikasikan perbedaan akses informasi terhadap gejala virus corona dan mobilitas.

Kelompok yang relatif muda mendapatkan informasi lebih banyak mengenai gejala virus corona yang memungkinkan mereka mengidentifikasi gejala dan mengkonfirmasi kasus ke rumah sakit.

Di saat yang sama, kelompok usia ini memiliki mobilitas yang relatif tinggi dengan riwayat perjalanan ke luar negeri yang juga lebih sering.

Rilis data kurang lengkap Namun pihaknya juga juga mengatakan secara umum, variabel usia dalam data kasus Covid-19 tidak cukup baik, mengingat besarnya jumlah individu tanpa variabel usia, sebesar 15,8 persen yang tidak disebutkan oleh rilis pemerintah.

Berikut prosentase pasien virus corona Covid-19 di Indonesia berdasarkan kelompok usia.

Data saat jumlah kasus positif 1.790 orang (1 Maret-1 April 2020).

0-9 tahun: 16 pasien (0,9 persen)

10-19 tahun: 28 pasien (1,6 persen)

20-29 tahun: 166 pasien (9,3 persen)

30-39 tahun: 285 pasien (15,9 persen)

40-49 tahun: 296 pasien (16,5 persen)

50-59 tahun: 374 pasien (20,9 persen)

60-69 tahun: 228 pasien (12,7 persen)

70-79 tahun: 93 pasien (5,2 persen)

>=80 tahun: 22 pasien (1,3 persen)

Missing: 282 pasien (15,8 persen).