DP3AKB Biak Numfor Maksimalkan DASHAT di Kampung Guna Mencegah Stunting

0
108

Biak Numfor, Malanesianews, – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Biak Numfor, Papua akan memaksimalkan pembentukan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung/Desa guna mencegah stunting.

“Tugas dapur sehat di kampung-kampung untuk menyediakan kebutuhan asupan gizi makanan anak balita berbahan lokal supaya anak tumbuh kembang sehat dan bebas stunting,” kata Kepala DP3AKB Biak Numfor, Johanna Nap, Kamis (3/8/2023).

Menurutnya, keberadaan DASHAT diperlukan untuk mengatasi masalah stunting anak di Kabupaten Biak Numfor.

Kasus stunting, kata Johanna, disebabkan faktor multi dimensi di antaranya praktik pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan serta kurangnya akses ke makanan bergizi, air bersih dan sanitasi.

Ia mengaku, dalam rangka mencegah stunting anak di Kabupaten Biak Numfor harus dimulai dari keluarga dengan meperhatikan asupan gizi sejak persiapan perkawinan waktu hamil calon bayi hingga 1.000 hari awal kehidupan anak.

Dengan pemenuhan kebutuhan asupan gizi anak, menurut Johanna, maka pencegahan stunting anak di Kabupaten Biak Numfor dapat mencapai target hingga nol pada 2024.

Lebih lanjut, Johanna mengatakan, pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada satu dinas tertentu tetapi harus berkolaborasi dengan semua pihak.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk pencegahan stunting, kata Johanna, di antaranya perbaiki pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.

Ia berharap, dengan program DASHAT yang menyediakan makanan bergizi dan sehat bagi anak-anak balita menjadi garda terdepan mencegah stunting anak.

Berdasarkan data, kasus stunting anak di Biak Numfor pada tahun 2021 mecapai 34 persen dan di tahun 2022 turun menjadi 27,30 persen. Dan 2023 ditargetkan turun sebesar 16 persen.

(AIS)

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024