Provinsi Papua Selatan Peringkat 3 ATS di Indonesia, Yayasan Berkat Lestari dan Unicef Papua Kolaborasi untuk Mengatasi Masalah Ini

0
230

Merauke, Malanesianews,- Provinsi Papua Selatan menduduki peringkat ketiga dengan tingkat Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tinggi di seluruh wilayah Indonesia, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh United Nations International Children’s Emergency Fund (Unicef) Papua. Melihat situasi ini, Yayasan Berkat Lestari, yang berdedikasi dalam bidang pendidikan dan pemenuhan hak anak, bekerjasama dengan Unicef Papua untuk memberikan stimulus yang bertujuan menurunkan angka ATS di Provinsi Papua Selatan.

Direktur Yayasan Berkat Lestari, Dwi Utari, menjelaskan kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pendataan anak-anak yang tidak sekolah dan mengembalikannya ke sekolah, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang akar permasalahan yang menyebabkan anak-anak tersebut tidak mendapatkan pendidikan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang mendasarinya.

Upaya kolaboratif ini juga akan melibatkan anak-anak dengan kebutuhan khusus, agar pendidikan menjadi hak yang setara bagi semua anak, tanpa terkecuali. Program-program akan diimplementasikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak, yang merupakan generasi penerus Papua Selatan.

Dwi Utari menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ini. Yayasan Berkat Lestari dan Unicef Papua mengajak semua pihak yang peduli terhadap masa depan pendidikan anak-anak untuk bekerja sama dalam upaya ini.

Diharapkan, melalui kolaborasi ini, angka anak tidak sekolah di Provinsi Papua Selatan dapat terus menurun dan pendidikan menjadi hak yang terjamin dan dapat diakses oleh semua anak. Yayasan Berkat Lestari dan Unicef Papua berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak pendidikan bagi anak-anak di wilayah ini, demi menciptakan masa depan yang lebih baik dan lebih berkeadilan bagi mereka.

(agengrdyndr)

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here