KPU Jayawijaya Mulai Pemutakhiran Data Pemilih Menjelang Pemilu 2024

0
275

Wamena, Malanesianews, – Persiapan Pemilu 2024 di Kabupaten Jayawijaya dimulai dengan pemutakhiran data oleh KPU melalui pelantikan petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang akan bertugas di 332 kampung selama satu bulan.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris KPU Jayawijaya Yames pada hari Senin tanggal 13 Februari 2023, pelantikan PPD telah dilakukan sejak bulan Desember, diikuti dengan pelantikan PPS pada bulan Januari dan pelantikan Pantarlih pada bulan Februari.

Berbeda dengan pelantikan PPD dan PPS, KPU hanya melakukan pelantikan simbolis pada Pantarli di 40 Distrik dan selanjutnya mereka akan melakukan pemutakhiran data dengan mendatangi masing-masing kampung.
Terjadi penurunan jumlah data pemilih dari sekitar 272 ribu pada tahun 2019 menjadi sekitar 227 ribu pada saat ini. Selain itu, KPU Jayawijaya juga sudah melantik 40 PPD dan 332 PPS, yang sesuai dengan jumlah distrik dan kampung di wilayah tersebut.

Penyebab terjadinya pengurangan jumlah pemilih sekitar 40 ribu adalah karena penerapan E-KTP yang menyebabkan ketidaksesuaian antara NIK pada Kartu Keluarga (KK) dengan NIK pada E-KTP. Hal ini berdampak pada pusat data yang menyebabkan adanya pengurangan jumlah pemilih.

KPU Jayawijaya menyarankan agar warga Jayawijaya yang belum memiliki E-KTP segera melakukan pencocokan NIK pada E-KTP dengan Kartu Keluarga (KK). Karena berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 mewajibkan pemilih memiliki E-KTP dan terdaftar dalam Pemilu 2024, demikian dijelaskan.

HITUNG MUNDUR PEMILU 2024