Atasi Banjir Berulang di Jayapura, Gubernur Papua Dorong Normalisasi Sungai dan Pembangunan Kolam Retensi

0
21

Jayapura, Malanesianews, –  Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah cepat guna merespons persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan di Kota Jayapura. Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyatakan pihaknya memprioritaskan program normalisasi sungai serta perbaikan infrastruktur drainase demi menekan risiko genangan yang terus berulang.

Langkah strategis tersebut mengemuka setelah Gubernur Fakhiri turun langsung meninjau sejumlah titik parah terdampak banjir di Kota Jayapura, termasuk kawasan Kali Acai dan sekitarnya. Dalam peninjauan lapangan yang dilakukan pada Jumat (9/10/2026) itu, ia melihat langsung kondisi saluran air yang tidak sanggup menampung debit air hujan, sehingga memicu luapan ke badan jalan hingga permukiman warga.

Selain berfokus pada normalisasi Kali Acai, Pemprov Papua juga merencanakan pembangunan kolam-kolam penampungan air buatan di titik-titik strategis. Infrastruktur tambahan ini disiapkan guna meredam laju volume air hujan sekaligus mengurangi tekanan arus yang berpotensi membahayakan kawasan perkotaan sebelum dialirkan secara aman ke laut.

Gubernur Fakhiri juga menyoroti pentingnya penertiban bangunan liar atau pendirian fasilitas yang terindikasi menghambat alur alami sungai. Ia telah menginstruksikan instansi teknis terkait berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memeriksa bangunan di sekitar jalur air—termasuk kawasan Papua Trade Center (PTC) Entrop—agar proses normalisasi tidak menemui hambatan berarti di kemudian hari.

Tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan Jayapura, jajaran Pemprov Papua turut memperluas peta mitigasi bencana ke sejumlah wilayah penyangga lain yang rawan serupa. Pemetaan komprehensif ini mencakup kawasan Sentani, Yapis Dok V, hingga titik-titik krusial di sekitar Distrik Abepura, demi menjamin keselamatan masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi secara berkelanjutan.