Terjunkan 3.500 Tim Survei, KKP Seleksi Lokasi 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih

0
18

Jakarta, Malanesianews, –  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi wilayah pesisir dengan menyiapkan pembangunan 1.000 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2027. Program ini dirancang guna memodernisasi sarana dan prasarana perikanan, menata kawasan pemukiman pesisir, serta mendorong kehidupan masyarakat nelayan agar lebih produktif, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.

Guna memastikan target pembangunan tercapai secara presisi, KKP menerjunkan sebanyak 3.500 peserta penilai dan fasilitator yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Tim survei lapangan ini disiapkan untuk memverifikasi dan menyaring hingga 2.000 calon lokasi yang diusulkan. Penilaian komprehensif ini difokuskan untuk menggali kondisi riil di lapangan tanpa bergantung pada asumsi maupun data yang tidak valid.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa evaluasi lokasi dilakukan berdasarkan enam kriteria utama. Kriteria tersebut mencakup aktivitas masyarakat nelayan, kelembagaan ekonomi seperti koperasi, kejelasan status lahan (clean and clear), kualitas layanan dasar (listrik, air bersih, dan telekomunikasi), ketersediaan fasilitas perikanan, hingga komitmen dari pemerintah daerah setempat.

Selain kesiapan fisik dan legalitas lahan, KKP menekankan pentingnya pendekatan sosial-ekonomi yang inklusif. Tim survei diwajibkan menyerap aspirasi langsung dari seluruh lapisan masyarakat pesisir, termasuk nelayan kecil, pengolah ikan, pedagang, hingga kelompok perempuan yang aktif dalam rantai usaha perikanan. Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.

Meskipun proses survei dan pencalonan lokasi telah berjalan intensif di berbagai wilayah, KKP mengingatkan bahwa kehadiran tim penilai di lapangan belum menjadi penetapan akhir. Seluruh hasil analisis dan data lapangan akan diolah terlebih dahulu menjadi dokumen perencanaan teknis yang matang sebelum eksekusi pembangunan KNMP secara resmi dimulai pada 2027 mendatang.