Ustazd Ahmad Kelian Bersama Ratusan Majelis Taklim Hadiri Haul Bung Karno PDIP Papua

0
29

Jayapura, Malanesianews, — DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua menggelar agenda  Yasinan, Tahlilan, dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Haul Bung Karno ke-56. Kegiatan spiritual yang berlangsung dengan khidmat ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua pada Minggu (21/6/2026). Ritual doa bersama ini dihelat sebagai pembuka rangkaian khusyuk sebelum memasuki acara puncak atau resepsi utama yang diagendakan oleh Tim Kerja Bulan Bung Karno.

Agenda ini mengusung tema utama “Napas Marhaenisme Bung Karno di Tanah Papua”. Kegiatan yasinan dan tahlilan tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Ahmad Kelian. Di bawah bimbingan Ustadz, lantunan ayat suci Al-Qur’an serta kalimat tayyibah menggema secara khusyuk di dalam ruangan, diikuti oleh jajaran pengurus partai, kader, serta elemen masyarakat yang hadir memadati area lantai 2 sekretariat.

Pelaksanaan doa bersama yang dilakukan sebelum acara puncak/resepsi ini ditujukan khusus untuk mendoakan almarhum Sang Proklamator, Ir. Soekarno, atas seluruh jasa dan perjuangan besarnya bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, momentum keagamaan ini juga dimanfaatkan secara kolektif untuk memohon perlindungan dan keberkahan bagi kedamaian serta kemajuan seluruh masyarakat di Tanah Papua.

Rangkaian kegiatan ritual keagamaan ini menjadi cerminan nyata dari penerapan nilai Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang dipadukan dengan nilai-nilai nasionalisme. Kehadiran para tokoh agama dan pengurus partai yang duduk bersama dalam suasana penuh persaudaraan tersebut memperlihatkan bagaimana spirit perjuangan historis Bung Karno senantiasa dirawat melalui pendekatan spiritual keagamaan yang inklusif di tingkat provinsi.

Setelah seluruh prosesi Yasinan dan Tahlilan yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Kelian selesai dilaksanakan dengan tertib, para hadirin melanjutkan persiapan untuk bergeser ke agenda berikutnya. Suasana khidmat yang terbangun dari ritual doa ini berhasil menjadi fondasi spiritual yang kuat guna kelancaran menuju acara puncak atau resepsi penghargaan yang telah dijadwalkan pada hari tersebut.