Syah ! Dr. Baharudin Farawowan Pimpin NU Ranting tingkat Kampung di Sentani Papua

0
11

Jayapura,Malanesianews — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, resmi terbentuk melalui rapat formatur yang digelar pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Dr. Baharudin Farawowan, S.H.,M.H. CMLC sebagai Ketua Tanfidz, didampingi Aswin Mokondongan sebagai Rois Pembina, serta M. Helmi Miftahuddin Tolok yang mengemban posisi sebagai Sekretaris Tanfidz. Terbentuknya kepengurusan tingkat ranting ini menandai langkah strategis dalam memperkuat syiar Islam yang moderat dan inklusif di wilayah Kabupaten Jayapura.

Ketua Tanfidz NU Ranting Hinekombe, Dr. Baharudin Farawowan S.H.,M.H, CMLC menegaskan bahwa momentum ini menjadi titik awal pergerakan organisasi untuk menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin di Tanah Papua. Ia menjelaskan bahwa kepengurusan baru ini telah menyiapkan identitas gerakan melalui slogan khusus yang merefleksikan semangat kerja nyata dari tingkat lokal untuk Indonesia.Ketua Tanfidz NU Ranting tingkat Kampung Hinekombe Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua Dr. Baharudin Farawowan S.H.,M.H, CMLC menegaskan bahwa momentum ini menjadi titik awal pergerakan organisasi untuk menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin . Ia menjelaskan bahwa kepengurusan baru ini telah menyiapkan identitas gerakan melalui slogan khusus yaitu SentaNu yang artinya Sentani Aksi Nyata Nahdlatul Ulama yang merefleksikan semangat kerja nyata dari tingkat paling terendah kampung di ujung Paling timur Indonesia.

“Kami punya slogan dari kepengurusan ranting NU adalah SentaNU, artinya Sentani, aksi nyata Nahdlatul Ulama yaitu mulai dari Sentani, Kabupaten Jayapura, kita gerakkan NU menjadi syiar bagi jamiyah Nahdlatul Ulama menjadi rahmatan lil alamin bagi segenap umat manusia di Tanah Papua, di Provinsi Papua, Kabupaten Jayapura, di Sentani, dan seantero Republik Indonesia,” ujar Baharudin saat memberikan keterangan usai penetapan.

Senada dengan visi tersebut, Rois Pembina NU Ranting Hinekombe, Aswin Mokondongan, menekankan pentingnya soliditas internal serta kedekatan dengan masyarakat sekitar sebagai fondasi utama organisasi. Ia optimistis kehadiran kepengurusan tingkat ranting ini akan membawa dampak positif yang lebih luas bagi kehidupan beragama di Sentani.

 “Insya Allah mudah-mudahan dengan terbentuknya Pengurus Ranting NU Hinekombe Sentani Kabupaten Jayapura, ke depan akan berjalan lebih baik lagi dan tentunya harapan bisa membangun silaturahmi dengan masyarakat-masyarakat yang di sekitarnya,” tutur Aswin.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidz NU Ranting Hinekombe, M. Helmi Miftahuddin Tolok, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terwujudnya wadah perjuangan Islam yang telah lama ia nantikan. Menurutnya, bergabung dalam kepengurusan ini adalah jawaban atas impian panjang untuk berkhidmat secara utuh di tengah masyarakat Muslim.

“Saya mau sampaikan bahwa akhirnya mimpi yang selama ini saya tunggu-tunggu, saya mau katakan bahwa ini terwujud malam ini dengan masuknya saya ke pengurusan NU Ranting Sentani ini. Saya sangat bersyukur bahwa hal-hal yang selama ini saya pikirkan menjadi terwujud dan bisa bergabung di satu perkumpulan Muslim secara utuh ya,” ungkap Helmi.

Melalui terbentuknya kepengurusan baru ini, jajaran Ranting NU Hinekombe berkomitmen untuk segera merealisasikan program-program kerakyatan yang selaras dengan garis dakwah Islam rahmatan lil alamin. Sinergi yang kuat antara pengurus harian dan masyarakat akar rumput diharapkan mampu menjadikan SentaNU sebagai simbol keharmonisan, persatuan, dan kemajuan umat di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini selanjutnya Pengurus Ranting NU Hinekombe akan mengajukan permohonan surat Keputusan (SK) kepada Pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jayapura dan setelah itu akan mendaftarkan keberadaannya pada pemerintah kelurahan setempat.(MCS)