Presiden Prabowo Lantik 7 Pejabat Baru, dari Kepala BNPB hingga Dua Wamenhan

0
18

Jakarta, Malanesianews, — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik tujuh pejabat negara baru di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026) sore. Langkah penyegaran jajaran pemerintahan ini mencakup perombakan posisi strategis di lini pertahanan, penanggulangan bencana, hingga pengelolaan lingkungan hidup guna memperkuat kinerja Kabinet Merah Putih.

Di sektor pertahanan, Presiden Prabowo menunjuk dua perwira tinggi TNI untuk memperkuat posisi Wakil Menteri Pertahanan. Marsekal TNI Yusuf Jauhari dipercaya mengemban amanah sebagai Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi, sedangkan Jenderal TNI Richard Tampubolon dilantik sebagai Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan. Penunjukan dua figur militer ini diharapkan mampu mengakselerasi kemandirian alutsista serta modernisasi postur pertahanan nasional.

Pergantian kepemimpinan juga terjadi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Presiden melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB yang baru menggantikan kepemimpinan sebelumnya. Usai diangkat berdasarkan Keppres Nomor 113/P Tahun 2026, Kristomei menegaskan komitmennya untuk segera bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan mitigasi bencana daerah serta penanganan tanggap darurat di seluruh pelosok Tanah Air.

Selain itu, posisi pimpinan lembaga penanganan ekosistem turut dikukuhkan melalui pembentukan pimpinan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Berdasarkan Keppres Nomor 43/M Tahun 2026, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko resmi dilantik sebagai Kepala BPGMN dengan didampingi Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN. Penguatan lembaga ini diproyeksikan untuk mengakselerasi pemulihan lahan gambut dan restorasi mangrove secara nasional.

Melengkapi daftar tujuh pejabat yang dilantik melalui Keppres Nomor 42/M Tahun 2026, Presiden turut meresmikan dua wakil menteri baru di jajaran kementerian. Dr. Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, sementara M. Maulana Bungaran, S.H., M.H. diangkat sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Upacara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri kabinet.