Ketua SSF 2026 Audiensi dengan BP3OKP Papua, Dorong Penataan Kawasan Strategis Sentani

0
23

Jayapura,Melanesianews – Ketua Panitia Pelaksana Sentani Strategic Forum (SSF) 2026), Friets Maurits Fele, melakukan audiensi dengan Pdt. Alberth Yoku, Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) perwakilan Provinsi Papua, di Kantor BP3OKP Jayapura, Jumat (11/9/2026).

“Audiensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Seminar Nasional Sentani Strategic Forum 2026, yang mengangkat gagasan penataan kawasan strategis Sentani secara terpadu dan berkelanjutan.” Ujar Ketua SSF 2026

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Panitia SSF 2026 menyampaikan bahwa kawasan Sentani memiliki posisi yang sangat strategis bagi pembangunan Kabupaten Jayapura dan Papua. Kawasan ini tidak hanya mencakup Danau Sentani, tetapi memiliki keterkaitan langsung dengan Pegunungan Cycloop, daerah tangkapan air, Bandara Sentani, kawasan permukiman, ruang ekonomi masyarakat, serta wilayah adat.

“Namun, kawasan tersebut menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari degradasi lingkungan, sedimentasi Danau Sentani, tekanan terhadap kawasan hutan dan daerah tangkapan air Pegunungan Cycloop hingga kebutuhan sinkronisasi pembangunan kawasan Bandara Sentani dengan tata ruang wilayah “ Ujar Felle yang juga adalah ketua LMA Kabupaten Jayapura ini.

Lebih lanjut ia menegaskan Sentani tidak dapat lagi dilihat secara parsial. Danau Sentani, Cycloop, Bandara Sentani, masyarakat adat dan pusat pertumbuhan ekonomi merupakan satu kesatuan kawasan yang harus ditata secara terpadu. SSF 2026 ingin membuka ruang bersama untuk merumuskan arah kebijakan tersebut.

Panitia SSF 2026  juga menyampaikan harapan agar BP3OKP dapat memberikan dukungan sesuai peran strategisnya dalam koordinasi, sinkronisasi dan pengawalan percepatan pembangunan serta pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.

Menurut Panitia, keterlibatan BP3OKP menjadi penting agar rekomendasi yang nantinya dihasilkan melalui SSF 2026 dapat disinergikan dengan kebijakan pembangunan Papua dan kepentingan masyarakat Orang Asli Papua, khususnya masyarakat adat yang berada di kawasan Sentani.

Sentani Strategic Forum 2026 digagas melalui kolaborasi Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Carel S.P. Suebu, S.E., Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura, dan Lembaga Swadaya Masyarakat The New Papua Foundation (NPF).

Forum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seminar, tetapi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, masyarakat adat, akademisi, dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan konsep besar penataan dan pembangunan kawasan Sentani.(MCS)