Pacu Ekonomi Daerah, Pemprov Papua Matangkan Ekspor Produk Ikan Olahan ke AS

0
15

Jayapura, Malanesianews, — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali bersiap memperluas jangkauan komoditas perikanan daerah dengan mematangkan ekspor produk olahan ikan ke Amerika Serikat. Upaya strategis ini dilakukan guna memperkuat perekonomian daerah berbasis sumber daya laut sekaligus memastikan sektor kelautan Papua mampu bersaing di tingkat global.

Kepala DKP Provinsi Papua, Iman Djuniawal, menyatakan pada Jumat (23/10/2026) bahwa produk olahan perikanan Papua—khususnya komoditas tuna, tongkol, dan cakalang—telah mendapatkan respons yang sangat positif di pasar Negeri Paman Sam. Kepercayaan pasar luar negeri ini dinilai sebagai peluang emas yang harus dipertahankan dan ditindaklanjuti dengan penguatan rantai pasok dari hilir hingga hulu.

Pengiriman beruntun ini melanjutkan tren positif ekspor perikanan Papua sepanjang tahun 2026, yang sebelumnya telah mencatatkan pengiriman rutin produk tuna olahan ke Los Angeles. Dalam pengiriman komoditas ekspor sebelumnya pada Juni 2026, Karantina Papua telah mengawal pemberangkatan olahan tuna bernilai ekonomi hingga Rp2,39 miliar dengan standar pemeriksaan mutu internasional yang ketat.

Guna menopang volume permintaan ekspor yang terus tumbuh hingga 18 ton (satu kontainer) per pengiriman, Pemprov Papua bergantung penuh pada pasokan hasil tangkapan nelayan lokal. Pihak DKP pun menggencarkan pembinaan khusus bagi unit UMKM perikanan Orang Asli Papua (OAP) dan pelaku usaha lokal untuk menjaga konsistensi mutu, higienitas, serta teknik pengolahan agar memenuhi regulasi ketat keamanan pangan internasional.

Langkah hilirisasi sektor kelautan ini diharapkan dapat memangkas jeda waktu pengiriman ekspor yang selama ini berlangsung setiap tiga bulan sekali. Dengan penguatan kapasitas produksi dan investasi pengolahan di Pelabuhan Perikanan Biak Numfor serta Jayapura, Pemprov Papua optimistis sektor perikanan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga secara langsung mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir Papua.