Salju Abadi Puncak Jaya Terancam Hilang, Kini Tinggal 2 Persen

0
15

Jakarta, Malanesianews, — Salju abadi yang berada di kawasan Puncak Jaya, Papua Tengah, terus mengalami penyusutan dalam beberapa dekade terakhir. Gletser tropis yang selama ini menjadi salah satu penanda khas Pegunungan Papua tersebut kini hanya tersisa sekitar 2 persen dibandingkan luasnya pada 1988. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), luas es yang pada 1988 mencapai sekitar 4,3 kilometer persegi menyusut menjadi hanya sekitar 0,09 kilometer persegi pada September 2025.

Penyusutan tersebut berlangsung bersamaan dengan penipisan ketebalan lapisan es. BMKG mencatat ketebalan gletser pada titik pengukuran sekitar 32 meter pada 2010. Namun, pengukuran pada 2023 menunjukkan ketebalannya tinggal sekitar 4 meter. Pemantauan berikutnya bahkan menunjukkan es di titik tersebut telah mencair sepenuhnya.

BMKG mengaitkan kondisi tersebut dengan perubahan iklim dan pemanasan global. Fenomena El Niño juga dapat memperkuat kondisi panas dan kering yang berkontribusi terhadap pencairan gletser. Sejak 2016, laju penipisan es diperkirakan mencapai sekitar 2 hingga 2,5 meter per tahun.

Dengan luas yang tersisa sekitar 0,09 kilometer persegi, gletser Puncak Jaya kini berada pada fase kritis. BMKG memperkirakan lapisan es tersebut berpotensi hilang sepenuhnya pada akhir 2026 atau awal 2027 apabila tren pencairan terus berlangsung. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) juga mencatat penyusutan gletser Papua sebagai salah satu indikator perubahan iklim di kawasan Pasifik Barat Daya.

Hilangnya gletser Puncak Jaya bukan hanya berarti berakhirnya keberadaan es abadi di Indonesia, tetapi juga berkurangnya salah satu rekaman alami mengenai kondisi iklim masa lalu. Inti es dari kawasan gletser tersebut sebelumnya dimanfaatkan dalam penelitian paleoklimat untuk membaca perubahan iklim selama ribuan tahun. Kondisi ini membuat penyusutan es Puncak Jaya menjadi perhatian penting dalam penelitian lingkungan dan perubahan iklim di kawasan tropis.