Frits Karubaba: Proyek 2.000 Rumah NPF dan ASPRUMNAS Momentum Emas Sinergi Pengusaha dan Pemda di Papua

0
71

Jakarta, Malanesianews, – Peringatan HUT ke-13 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat ASPRUMNAS yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (20/7/2026) lalu menjadi momentum krusial bagi percepatan pembangunan di Indonesia timur. Kehadiran New Papua Foundation (NPF) bersama mitra strategisnya, BF Law Firm & Consultant, dalam forum nasional tersebut dinilai sebagai peluang emas yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah di Tanah Papua.

Fungsionaris NPF, Frits Karubaba, mengungkapkan bahwa pihak NPF telah mengajukan usulan pembangunan 2.000 unit rumah kepada ASPRUMNAS. Pihaknya berharap inisiatif besar ini disambut positif dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta para pengusaha di daerah. Langkah konkret ini dipandang tidak hanya merespons kebutuhan mendasar masyarakat akan tempat tinggal, tetapi juga menjadi pemicu percepatan pembangunan infrastruktur pemukiman di Tanah Papua.

Menurut Frits, peluang besar ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Daerah dan para pengusaha lokal, khususnya pengusaha Orang Asli Papua (OAP). Keterlibatan sektor swasta daerah dalam proyek ribuan unit rumah ini dinilai sangat strategis: selain berkontribusi langsung pada penyediaan rumah layak huni, program ini sekaligus memberikan ruang nyata bagi peningkatan kapasitas bisnis dan kesejahteraan para pengusaha lokal itu sendiri.

 Lebih lanjut, Frits mendorong para pengusaha lokal, terutama pengusaha OAP, untuk proaktif membangun kerja sama langsung dengan NPF dan mitra kerjanya. Langkah ini penting guna membangun sinergi dan koordinasi yang baik antara lembaga non-pemerintah (NGO), pemerintah daerah, serta para pelaku usaha di bidang kontraktor agar ekosistem pembangunan dapat berjalan terintegrasi.

Ke depan, Frits berharap para pengusaha OAP tidak lagi terus bergantung pada Pemerintah Daerah, melainkan mampu menjalin kemitraan strategis dengan LSM untuk memberikan kontribusi nyata. Dengan begitu, para pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai motor penggerak utama dalam pembangunan dan kemajuan di Tanah Papua.