Jayapura, Malanesianews,- Pada Jumat, 17 Juli 2026, CEO & Founder New Papua Foundation (NPF), Baharudin Farawowan, menerima audiensi dari Forum Komunitas Pensiunan TNI-Polri Provinsi Papua di Sekretariat NPF Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua Forum Komunitas Pensiunan TNI-Polri Provinsi Papua, Frans Reimas, bersama sejumlah pengurus dan perwakilan pensiunan lainnya, yakni Septinus Maran, Yakomina Mandobar, Rusmina Nasendi, Naomi Sawaki, Yosina R. Korwa, dan Salomina Miokbun.
Dalam pertemuan tersebut, para pensiunan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami terkait layanan kredit dan pengelolaan rekening pada PT Bank Mandiri Taspen. Beberapa persoalan utama yang disampaikan antara lain dugaan kurangnya transparansi dalam perjanjian kredit, pemotongan dana kredit yang tidak dipahami oleh nasabah, ketidakjelasan manfaat asuransi jiwa, tidak diserahkannya seluruh dokumen kredit kepada nasabah, perubahan rekening tanpa penjelasan yang memadai, hingga adanya transaksi tertentu pada rekening yang menimbulkan pertanyaan di kalangan para pensiunan.
Forum Komunitas Pensiunan TNI-Polri Provinsi Papua berharap adanya perhatian dan penyelesaian atas persoalan tersebut serta meminta dukungan dan pendampingan dari NPF untuk memperjuangkan hak-hak mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Baharudin Farawowan menyatakan komitmennya untuk membantu melakukan penanganan dan pendampingan terhadap para pensiunan yang terdampak. Mengingat jumlah nasabah yang cukup banyak dan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Papua, NPF akan membentuk Posko Pengaduan dan Pendampingan Nasabah Pensiunan Papua.
Posko tersebut akan bertugas menginventarisasi seluruh nasabah yang merasa dirugikan, mendata permasalahan umum maupun permasalahan khusus yang dialami masing-masing nasabah, mengumpulkan dokumen dan alat bukti pendukung, serta menyusun langkah-langkah advokasi hukum dan nonlitigasi sesuai kebutuhan setiap kasus.
Selain itu, posko juga akan menjadi pusat koordinasi dalam membangun komunikasi dan melakukan advokasi kepada lembaga maupun instansi terkait, termasuk PT Bank Mandiri Taspen Cabang Jayapura dan pihak-pihak lain yang memiliki kewenangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.
Menurut Baharudin Farawowan, langkah ini dilakukan bukan untuk mencari konflik, melainkan untuk memastikan adanya transparansi, perlindungan konsumen, serta kepastian hukum bagi para pensiunan yang selama puluhan tahun telah mengabdikan diri kepada negara.
“Para pensiunan ASN, TNI, dan Polri telah memberikan pengabdian terbaik mereka kepada bangsa dan negara. Karena itu, mereka berhak memperoleh pelayanan yang transparan, adil, dan menghormati hak-hak mereka sebagai warga negara dan konsumen jasa keuangan,” ujar Baharudin Farawowan. (mcs)



