Jayapura,Malanesianews,- Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, New Papua Foundation (NPF) kembali menghadirkan Diskusi Publik Online (Zoom) setelah sukses mengangkat berbagai isu strategis Papua melalui forum-forum sebelumnya.
Kali ini, NPF mengusung tema besar MASA DEPAN PAPUA,Di tengah Industri Tambang dengan menghadirkan pembicara nasional dan lokal dari unsur pemerintah, dunia usaha, masyarakat adat, hingga praktisi hukum. Diskusi ini diharapkan menjadi ruang refleksi kritis sekaligus konstruktif mengenai arah pembangunan Papua di tengah ekspansi industri tambang.
Keynote Speaker akan disampaikan oleh Dr. Ing. Tri Winarno, S.T., M.T. dengan materi:
“Arah Kebijakan Nasional Pertambangan: Antara Kepentingan Negara dan Keadilan Daerah di Papua” ujar Koordinator Diskusi Publik NPF Jumadi Yeubun .
Lebih lanjut menurutnya Dirjen Minerba kementerian ESDm akan focus membahas regulasi nasional, hilirisasi, perizinan, hingga peran negara dalam distribusi manfaat tambang di Tanah Papua.
Jumadi Yeubun menambahkan Turut hadir sebagai narasumber yaitu Sekretaris Jenderal DPN MPI (Masyarakat Pertambangan Indonesia) –Muhammad Tayeb Demara dengan judul materi“Industri Tambang dan Investasi: Peluang Ekonomi atau Tantangan Keadilan di Papua?” Fokus: iklim investasi, peran swasta, keberlanjutan industri, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua- Dr. Karsudi, S.P., M.Si. dengan judul materi “Peran Pemerintah Daerah dalam Mengawal Pertambangan Berkelanjutan dan Berkeadilan di Papua” .Fokus: pengawasan daerah, kontribusi PAD, implementasi kebijakan pusat di daerah.
Ketua HIPMI Papua – Supriadi Laling dengan judul materi “Keterlibatan Pengusaha Asli Papua dalam Industri Tambang: Dari Penonton Menjadi Pelaku Utama” Fokus: afirmasi ekonomi, peluang usaha lokal, tantangan akses permodalan dan kemitraan
Ketua Dewan Adat Tabi Papua – Yakonias Wabrar dengan judul materi “Hak Ulayat dan Kedaulatan Masyarakat Adat di Tengah Ekspansi Industri Tambang” Fokus: konflik tanah adat, legitimasi adat, posisi masyarakat adat dalam pengambilan keputusan
Praktisi Hukum Pertambangan Nasional – Dr. Baharudin Farawowan S.H., M.H., CMLC dengan judul materi “Pertambangan dan Kepastian Hukum: Menjembatani Investasi, Lingkungan, dan Hak Masyarakat di Papua” Fokus: aspek hukum, sengketa tambang, perlindungan lingkungan, penegakan hukum.
Diskusi ini menjadi momentum kebangkitan kesadaran bersama bahwa masa depan Papua tidak hanya berbicara tentang kekayaan alam, tetapi juga tentang keadilan, kedaulatan masyarakat adat, keberlanjutan lingkungan, dan keberpihakan terhadap Orang Asli Papua dalam arus pembangunan nasional.
“ Mari bergabung bersama diskusi NPF tanggal 20 mei 2026 pukul 15.00 WIT-Selesai“ Tutupnya



