
Jakarta, Malanesianews, – Lembaga Swadaya Masyarakat New Papua Foundation (LSM NPF) beraudiensi langsung dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., di Ruang Kerja Menteri Agama, Jakarta, pada Kamis (26/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ceo & Founder NPF Baharudin Farawowan memaparkan visi besar bertajuk Akselerasi Penguatan Institusi Keagamaan dan Transformasi Sumber Daya Manusia sebagai respons atas keberpihan Presiden Prabowo atas Pembangunan Papua. Baharudin mengajukan tujuh program strategis, diantaranya meneruskan aspirasi dari Panitia Pembangunan Gereja Katolik Paroki Sang Penebus di Sentani Kota Kabupaten Jayapura Provinsi Papua tentang permohonan mereka beberapa tahun lalu yang belum di jawab Kementerian agama.
Menanggapi hal Menteri Agama langsung mengarahkan segera berkoordinasi secara teknis dengan Bimas Kristen Katolik.
“Untuk urusan pembangunan gereja tersebut, silakan segera bertemu dengan Ditjen Bimas Katolik untuk pembahasan teknisnya,” pungkas beliau seraya mengapresiasi peran aktif NPF dalam mengawal pembangunan di Papua. (KU)


