Komite Eksekutif Papua Desak Bappenas Percepat Pembangunan Infrastruktur Listrik

0
80

Jayapura, Malanesianews, – Anggota Komite Eksekutif Papua, Paulus Waterpauw, mendesak Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk segera memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur listrik di Bumi Cendrawasih. Langkah ini dinilai krusial karena ketersediaan energi merupakan fondasi utama guna memacu pertumbuhan investasi dan mempercepat pembangunan daerah. Selama ini, minimnya pasokan listrik dianggap sebagai kendala utama yang menghambat pemanfaatan potensi sumber daya alam Papua secara maksimal.
Dalam keterangannya pada Rabu (21/1/2026), Paulus mengungkapkan bahwa banyak peluang ekonomi dan industri di Papua yang belum tergarap optimal akibat sistem kelistrikan yang belum memadai. Sebagai tindak lanjut, Komite Eksekutif Papua telah berkoordinasi langsung dengan Bappenas di Jakarta pada awal pekan ini. Pertemuan tersebut secara khusus menempatkan isu ketersediaan energi sebagai agenda pembahasan paling mendesak demi mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Paulus menekankan bahwa dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam penyediaan sumber energi akan membuka jalan bagi masuknya industri skala besar maupun rumah tangga. Listrik tidak hanya sekadar berfungsi sebagai alat penerangan, melainkan juga sebagai motor penggerak bagi sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan umum. Penguatan infrastruktur energi ini diyakini akan memberikan dampak instan terhadap kemajuan taraf hidup masyarakat di berbagai pelosok Papua.
Selain masalah energi, Paulus juga mengingatkan pentingnya perbaikan mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang harus dimulai dari aspirasi tingkat bawah (bottom-up). Ia menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus murni menjawab kebutuhan dasar warga—seperti air bersih, akses jalan, sekolah, dan puskesmas—serta harus dijauhkan dari kepentingan politik praktis agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di tingkat kampung.