Kemenko Polkam Putuskan Operasionalkan Kembali 3 Bandara di Papua

0
26

Jakarta, Malanesianews ,- Pemerintah secara resmi memutuskan untuk membuka kembali sejumlah bandar udara di Papua secara bertahap setelah sempat ditutup akibat insiden penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu. Keputusan strategis ini diambil guna memastikan konektivitas wilayah, kelancaran distribusi logistik, serta menjamin hak masyarakat Papua dalam mendapatkan pelayanan publik tidak terganggu oleh aksi-aksi kekerasan.

Rencana pengoperasian kembali ini merupakan hasil dari rapat koordinasi bertajuk “Ancaman terhadap Keamanan Udara Nasional dan Fasilitas Umum di Wilayah Papua” yang digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Pertemuan tersebut melibatkan berbagai instansi krusial, mulai dari Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, hingga Badan Intelijen Negara (BIN) dan pemerintah daerah setempat.

Dalam keterangannya, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono menegaskan bahwa negara tidak akan mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat di Papua. Ia mengungkapkan bahwa penutupan 11 bandara sebelumnya merupakan langkah preventif demi keselamatan penerbangan.

Namun, berdasarkan evaluasi pengamanan yang ketat, pemerintah sepakat untuk memprioritaskan pembukaan kembali tiga bandara utama, yakni Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur.
Guna menjaga stabilitas keamanan yang menjadi syarat utama pembangunan, pemerintah telah melakukan penguatan pengamanan di objek-objek vital oleh aparat TNI dan Polri. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, sembari menegaskan bahwa segala bentuk gangguan terhadap fasilitas umum merupakan ancaman serius yang akan ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku demi keutuhan NKRI.