Kawal Stabilitas Harga: Pemprov Papua Gelar Sidak Bahan Pokok dan Stok BBM Jelang Lebaran

0
33

Jayapura, Malanesianews, – Pemerintah Provinsi Papua menjamin bahwa pasokan bahan pangan dan energi tetap stabil serta terkendali menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian ini didapat setelah tim gabungan yang dipimpin oleh Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai titik strategis di Jayapura, mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang Bulog dan kantor Pertamina pada Kamis (26/2). Langkah proaktif ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Papua guna menangkal kelangkaan stok yang berpotensi memicu lonjakan harga di tengah masyarakat.

Di sektor pangan, Perum Bulog Kanwil Papua mencatat ketahanan stok beras yang sangat mumpuni, mencapai total 28.180 ton. Jumlah tersebut terdiri dari 15.800 ton yang sudah tersimpan di gudang serta 12.300 ton lainnya yang sedang dalam proses pengiriman di berbagai pelabuhan. Dengan volume sebesar itu, kebutuhan beras untuk wilayah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan diprediksi aman hingga empat bulan ke depan. Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan stok yang melimpah harus dibarengi dengan pengawasan harga di lapangan agar daya beli warga tidak terganggu oleh fluktuasi pasar yang tidak wajar.

Sementara itu, sektor energi juga menunjukkan indikator positif melalui koordinasi intensif dengan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku. Ketahanan stok BBM jenis gasoline dan gasoil saat ini berada di atas 12 hari, sementara pasokan LPG jauh lebih longgar dengan ketahanan stok mencapai hampir dua bulan. Untuk mengawal kelancaran distribusi selama masa Ramadhan dan Lebaran, Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) khusus. Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Setyo Wahyudi, menekankan pentingnya antisipasi lonjakan konsumsi, termasuk kebutuhan BBM untuk mendukung program mudik gratis serta operasional alat berat sektor pertanian.

Sebagai langkah berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Papua bersama Satgas Pangan dan instansi terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan rutin secara berkala. Koordinasi dengan para distributor akan diperketat demi memastikan rantai pasok tidak terputus hingga perayaan hari besar usai. Upaya stabilisasi ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman harga, baik untuk komoditas medium maupun premium, sehingga masyarakat Papua dapat menjalankan ibadah di bulan suci dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani masalah kebutuhan pokok.