Jayapura, Malanesianews, – Menjelang momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Bulog melakukan langkah strategis dengan menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Papua. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa penyaluran sebanyak 1.200 ton beras ini dilakukan secara serentak guna menekan lonjakan harga pangan di wilayah timur Indonesia. Upaya ini merupakan komitmen perusahaan dalam memastikan masyarakat di Bumi Cendrawasih dapat mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau selama masa puncak konsumsi akhir tahun.
Distribusi kali ini menjangkau area-area yang sulit diakses, mulai dari Merauke hingga Jayapura, bahkan menyasar wilayah pegunungan seperti Intan Jaya dan Lanny Jaya. Ahmad menjelaskan bahwa operasi ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin ketahanan pangan di daerah terpencil. Mengingat tantangan geografis yang ekstrem di Papua, Bulog bekerja sama dengan pihak kepolisian dan militer serta menggunakan moda transportasi udara guna memastikan pasokan beras sampai ke titik-titik terjauh tepat pada waktunya.
Salah satu inovasi dalam distribusi ini adalah penempatan stok beras langsung di markas-markas aparat keamanan. Bulog menyediakan minimal 10 ton beras SPHP di setiap Polres dan Kodim di wilayah Papua sebagai gudang penyangga sementara. Melalui titik distribusi yang dekat dengan pemukiman tersebut, diharapkan umat Kristiani dan seluruh warga Papua yang merayakan Nataru dapat membeli beras berkualitas baik tanpa terbebani harga pasar yang tinggi, yang selama ini dikenal cukup mahal di pelosok Papua.
Secara kumulatif, gerakan stabilisasi ini telah menyalurkan ribuan ton beras melalui berbagai skema, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM) dan kolaborasi bersama Polda Papua. Pada awal Desember saja, ribuan ton beras tambahan telah dikirimkan ke 42 kabupaten/kota di enam provinsi Papua Raya. Upaya masif ini tidak hanya bertujuan untuk stabilisasi harga jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari visi besar pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional di seluruh pelosok tanah air.



