100 Ribu Jemaah Padati Monas untuk Zikir dan Doa Kebangsaan

0
20

Jakarta, Malanesianews, – Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dipenuhi lebih dari 100 ribu jemaah yang menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu (1/8). Kegiatan yang digelar pemerintah itu menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum refleksi dan ungkapan syukur atas perjalanan bangsa.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa bersama lintas agama. Enam tokoh agama secara bergantian memimpin doa sesuai keyakinan masing-masing, sebagai simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus harapan agar Indonesia terus diberi kedamaian, persatuan, dan kemajuan.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa zikir dan doa kebangsaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar spiritual untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, kekuatan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui doa, akhlak, dan semangat kebersamaan.

Suasana khidmat berlanjut dengan lantunan Selawat Kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ribuan jemaah. Sebelumnya, panitia juga menggelar khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari rangkaian acara. Sejumlah menteri, wakil menteri, dan tokoh lintas agama turut menghadiri kegiatan tersebut bersama masyarakat dari berbagai daerah.

Pemerintah berharap Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus dijaga melalui persatuan dan kerja bersama. Kehadiran puluhan ribu peserta dari berbagai latar belakang dinilai mencerminkan komitmen masyarakat untuk merawat kerukunan serta mengawali bulan kemerdekaan dengan doa bagi masa depan Indonesia.