Bertemu Kementerian PPPA,NPF Bahas Sejumlah Masalah Perempuan Papua

0
1281

Jakarta, Malanesianews – Dalam mendukung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto di Tanah Papua, khususnya terkait pemberdayaan perempuan Papua, LSM New Papua Foundation (NPF) menghadiri pertemuan bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Jakarta yang bertempat di Lantai 6, Kantor KemenPPPA pada Rabu, 11 Februari 2026.

CEO & Founder NPF, Baharudin Farawowan dan rekan, diterima oleh beberapa pimpinan lintas kedeputian Kemen PPPA. Dalam kesempatan tersebut, Baharudin Farawowan memperkenalkan profil NPF yang berdiri sejak tahun 2005 di Jayapura, Papua, dengan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan.

Baharudin Farawowan memaparkan berbagai kesulitan di lapangan terkait perlindungan perempuan dan anak. Misalkan, ia menyoroti kasus almarhumah Irene Sokoy yang menjadi perhatian publik.

“Kasus almarhumah Irene Sokoy adalah miniatur dari berbagai persoalan keberpihakan negara terhadap perempuan Papua. Dalam kasus ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan tidak terlihat sama sekali,” ungkap Farawowan.

Ia pun menjabarkan sejumlah program kerja NPF terkait pemberdayaan perempuan Papua, pemenuhan gizi ibu dan anak, pembinaan UMKM, serta perlindungan usaha bagi mama-mama penjual pinang, dan mengajak Kementerian PPPA untuk terlibat bersama turun ke Papua.

Menanggapi kehadiran NPF dengan usulan program kerjanya, pimpinan lintas kedeputian Kemen PPPA yang hadir menyampaikan apresiasi dan dukungan, serta akan menindaklanjuti lebih lanjut. (MCS)