Jayapura, Malanesianews, – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (7/2/2026) hingga Minggu dini hari memicu tanah longsor hebat di ruas jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena. Bencana ini menyebabkan arus transportasi darat lumpuh total karena material longsor menutup akses utama di beberapa titik. Selain memutus jalur logistik, dilaporkan puluhan kendaraan terjebak di sepanjang jalan, beberapa di antaranya tertimbun material tanah, bahkan satu unit truk roda enam dilaporkan hanyut terbawa arus di Kali Kil.
Merespons kejadian tersebut, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan telah mengerahkan tim dan alat berat ke lokasi untuk melakukan perbaikan serta evakuasi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Febryan Nurdiansyah, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah melakukan inventarisasi kerusakan dan memetakan titik-titik longsor yang menutup akses. Setelah pemetaan selesai, alat berat akan segera dikerahkan untuk menarik kendaraan-kendaraan yang tertimbun agar jalur dapat kembali terbuka bagi pengguna jalan.
Di sisi lain, Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Kabid Humas Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengonfirmasi bahwa Polres Yalimo telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan setempat untuk membantu proses pembersihan material. Namun, proses evakuasi di lapangan menghadapi tantangan besar karena kondisi tanah yang masih sangat labil. Faktor keselamatan personel menjadi prioritas utama, mengingat potensi longsor susulan masih sangat tinggi akibat cuaca ekstrem yang belum stabil di wilayah pegunungan tersebut.
Guna menghindari jatuhnya korban jiwa, Polda Papua mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat dari arah Jayapura maupun Wamena menunda perjalanan dan tidak mendekati zona longsoran. Masyarakat diminta bersabar hingga situasi dinyatakan benar-benar aman oleh pihak berwenang. Pemerintah melalui BBPJN dan kepolisian berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai pembukaan akses jalan segera setelah proses pembersihan dan penguatan lereng jalan selesai dilakukan.



